Profil Potensi Nagari


 
   

 

 

 

 

 

 

DOKUMEN

PROFIL NAGARI

 

 

 

NAGARI KAMPUNG TENGAH TAPAN

 

Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan

Kabupaten Pesisir Selatan

Propinsi Sumatera Barat

 

 

 

 

 

 
   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PEMERINTAH NAGARI KAMPUNG TENGAH TAPAN

 

TAHUN 2019

 

 

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

 

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan berkah dan karunianya, sehingga kami dapat menyelesaikan dokumen Profil Nagari Kampung tengah Tapan

 

Melalui hasil kerja keras kami bersama-sama masyarakat untuk membuat profil yang ada di Nagari kami yakni yang dimulai dengan potensi sumber daya alam,potensi sumber daya manusia,potensi kelembagaan,potensi prasarana dan sarana.

 

Terimakasih kasih kami ucapkan kepada perangkat Nagari, lembaga setingkat Nagari dan elemen masyarakat, dan Fasilitator Kecamatan yang telah banyak membimbing kami dalam penyelesaian Dokumen Profil Nagari, serta pihak lain yang telah membantu dan mendukung dalam penyelesaian dokumen ini. Dan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembuatan dokumen ini masih banyak sekali kelemahan dan kekurangannya, untuk itu saran dan masukan yang membangun akan dapat memperbaiki perencanaan RPJM Nagari yang akan datang.  

 

Kampung Tengah Tapan,  05 maret  2019

 

       Tim Penyusun

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DATA POTENSI NAGARI

 

 

  1. POTENSI SUMBER DAYA ALAM

 

  1. POTENSI UMUM

 

  1. a. Batas Wilayah

Batas

Nagari

Kecamatan

 

 

 

Sebelah utara

Nagari Talang Koto Pulai Tapan

Ranah Ampek Hulu Tapan

Sebelah selatan

Nagari Simpang Gunung Tapan

Ranah Ampek Hulu Tapan

Sebelah timur

Nagari Binjai Tapan

Ranah Ampek Hulu Tapan

Sebelah barat

Nagari Batang Arah Tapan

Ranah Ampek Hulu Tapan

 

 

 

 

1.b. Penetapan Batas dan Peta Wilayah

Penetapan Batas

Dasar Hukum

Peta Wilayah 

 

 

 

belum ada   

Pernag Nomor...

Ada

 

Pernag No.....

 

 

  1. Luas wilayah menurut penggunaan

 

Luas pemukiman

               72,00   ha

Luas persawahan

              12 75,00   ha

Luas perkebunan

              320,00  ha

Luas kuburan

                   1,00ha

Luas pekarangan

                   7,00  ha

Luas taman

                      - 

Perkantoran

                    1,5   ha

Luas prasarana umum lainnya

                 96,00  ha

Total luas

572,5ha

 

TANAH SAWAH

 

Sawah irigasi teknis

                      -

Sawah irigasi ½ teknis

                12 75,00  ha

Sawah tadah hujan

                      -

Sawah pasang surut

                      -

 

 

Total luas

              1 2 75,00  ha

 

 

TANAH KERING

 

Tegal/ladang

50,00  ha

Pemukiman

                  72,00  ha

Pekarangan

                    5,00  ha

 

 

Total luas

127,00   ha

 

 

TANAH BASAH

 

Tanah rawa

                 27,00   ha

Pasang surut

                      -

Lahan gambut[1]

                      -

Situ/waduk/danau

                  17,00 ha

 

 

Total luas

                  44,00 ha

 

 

TANAH PERKEBUNAN

 

Tanah perkebunan rakyat

                   -

Tanah perkebunan negara

                   -

Tanah perkebunan swasta

                   -

Tanah perkebunan perorangan

               320,00 ha

 

 

Total luas

                320,00  ha

 

 

TANAH FASILITAS UMUM

 

Kas Nagari:

-

a. Tanah bengkok

-

b. Tanah titi sara

-

c. Kebun Nagari

-

d. Sawah Nagari

-

Lapangan olahraga

1,5  ha

Perkantoran pemerintah

1,5  ha

Ruang publik/taman kota

-

Tempat pemakaman umum

-

Tempat pembuangan sampah

-

Bangunan sekolah/perguruan tinggi

4,5  ha

Pertokoan

-

Fasilitas pasar  

-

Terminal

-

Jalan

3,5  ha

Daerah tangkapan air

-

Usaha perikanan

0,5  ha

Sutet/aliran listrik tegangan tinggi  

-

.....................

 

Total luas

11,5  ha

 

 

TANAH HUTAN

 

Hutan lindung

-

Hutan produksi

-

a. Hutan produksi tetap

-

b. Hutan terbatas

-

Hutan konservasi

-

Hutan adat

-

Hutan asli

-

Hutan sekunder

210,00 ha

Hutan buatan

-

Hutan mangrove

-

Hutan suaka

-

a. Suaka alam

-

b. Suaka margasatwa

-

Hutan rakyat

150,00 ha

 

 

Total luas

360,00  ha

 

 

  1. Iklim

Curah hujan

-

Jumlah bulan hujan

4,00 bulan

Kelembapan

-

Suhu rata-rata harian

27,00 0C

Tinggi tempat dari permukaan laut

-

.....................

 

 

 

 

 

  1. Jenis dan kesuburan tanah

Warna tanah (sebagian besar)

Hitam

Tekstur tanah

Lampungan

Tingkat kemiringan tanah

10,00 derajat             

Lahan kritis

25,00  ha

Lahan terlantar

25  ha

......................

ha/m2

 

 

Tingkat erosi tanah

 

Luas tanah erosi ringan

20,00  ha

Luas tanah erosi sedang

-

Luas tanah erosi berat 

-

Luas tanah yang tidak ada erosi

248,00  ha

Total

268 ha

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Topografi

Bentangan wilayah

 

 

Nagari dataran rendah

Ya

200,00ha

Nagari berbukit-bukit

Ya

50,00 ha

Nagari dataran tinggi/pegunungan

Ya

15,00 ha

Nagari lereng gunung

Ya

20,00 ha

Nagari tepi pantai/pesisir

Tidak

-

Nagari kawasan  rawa

Ya

10,00 ha

Nagari kawasan gambut

Tidak

-

Nagari aliran sungai

Ya

7,00    ha

Nagari bantaran sungai

Ya

10,00 ha

...................................................

 

 

 

 

 

Letak 

 

 

Nagari kawasan perkantoran

Tidak

-

Nagari kawasan pertokoan/bisnis

Tidak

-

Nagari kawasan campuran

Tidak

-

Nagari kawasan industri

Tidak

-

Nagari kepulauan

Tidak

-

Nagari pantai/pesisir

Tidak

-

Nagari kawasan hutan

Ya

420,00ha

Nagari taman suaka

Tidak

-

Nagari kawasan wisata

Tidak

-

Nagari perbatasan dengan negara lain

Tidak

-

Nagari perbatasan dengan provinsi lain

Tidak

-

Nagari perbatasan dengan kabupaten lain

Tidak

-

Nagari perbatasan antar kecamatan lain

Tidak

-

Nagari DAS/bantaran sungai 

Ya

20,00 ha

Nagari rawan banjir

Ya

14,00 ha

Nagari bebas banjir 

Ya

23,00  ha

Nagari potensial tsunami 

Tidak

-

Nagari rawan jalur gempa bumi

Tidak

-

 

 

 

Orbitasi

 

 

Jarak ke ibu kota kecamatan

4,00 Km

       Ada

Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan  dengan kendaraan bermotor

0,25  Jam

       Ada

Lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan  dengan berjalan kaki  atau kendaraan non bermotor 

1,5,00  Jam

       Ada

Kendaraan umum ke ibu kota kecamatan

-

Tidak ada

 

 

 

Jarak ke ibu kota kabupaten/kota

145,00  Km

      Ada

Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten dengan kendaraan bermotor

4,00 Jam

      Ada

Lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten  dengan berjalan kaki  atau kendaraan non bermotor 

40,00  Jam

      Ada

Kendaraan umum ke ibu kota kabupaten/kota

20,00 unit 

 Ada

 

 

 

Jarak ke ibu kota provinsi

213,00 Km

      Ada

Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan kendaraan bermotor

6,00 Jam

      Ada

Lama jarak tempuh ke ibu kota provinsi dengan berjalan kaki  atau kendaraan non bermotor 

52,00  Jam

       Ada

Kendaraan umum ke ibu kota provinsi

18,00  unit

Ada

       

 

  1. PERTANIAN

 

B.1. TANAMAN PANGAN

  1. Pemilikan Lahan Pertanian Tanaman Pangan

Jumlah keluarga memiliki tanah pertanian

        216keluarga

Tidak memiliki

        353  keluarga

Memiliki kurang 1 ha

        200  keluarga

Memiliki 1,0 – 5,0 ha

          7  keluarga

Memiliki 5,0 – 10 ha

          5  keluarga

Memiliki lebih dari 10 ha

3   keluarga

Jumlah total keluarga petani

        569keluarga

 

 

 

 

  1. Luas tanaman pangan menurut komoditas pada tahun ini

Jagung

19,00  Ha

6,00 Ton/ha

Kacang kedelai

-

-

Kacang tanah

3,00   Ha

1,5  Ton/ha

Kacang panjang

0,5   Ha

1,00 Ton/ha

Kacang mede

-

-

Kacang merah

-

-

Padi sawah

1175,00  Ha

1,5 Ton/ha

Padi ladang

-

-

 

  1. Jenis komoditas buah-buahan yang dibudidayakan

 

  1. Kepemilikan Lahan Tanaman Buah-buahan
  2. Hasil Tanaman Dan Luas Tanaman Buah-buahan

 

 

  1. Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Dan Tanaman Buah-buahan

 

 

B.2 TANAMAN APOTIK HIDUP DAN SEJENISNYA

 

 

  1. PERKEBUNAN

 

  1. Pemilikan Lahan Perkebunan

Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan

256  keluarga

Tidak memiliki

384 keluarga

Memiliki kurang dari 5 ha

256  keluarga

Memiliki 10 – 50 ha

-

Memiliki 50 – 100 ha

-

Memiliki 100 – 500 ha

-

Memiliki 500 – 1000 ha

-

Memiliki lebih dari 1000 ha

-

Jumlah total keluarga perkebunan 

256 keluarga

Kepemilikan Usaha Perkebunan Yang Dimiliki Negara

-

Total Luas Perkebunan

   256   Keluarga

 

 

  1. Luas dan hasil perkebunan menurut jenis komoditas

Jenis

Swasta/negara

Rakyat

Luas (ha)

Hasil (kw/ha)

Luas (ha)

Hasil (kw/ha)

Kelapa

-

-

6,00

6,00

Kelapa sawit

-

-

15,00

18.000.000,00

Kopi

-

-

32,00

-

Cengkeh

-

-

-

-

Coklat

-

-

-

-

Pinang

-

-

-

-

Lada

-

-

-

-

Karet

-

-

70,00

-

Jambu Mete

-

-

-

-

Tembakau

-

-

-

-

Pala

-

-

-

-

Vanili

-

-

-

-

Jarak pagar

-

-

-

-

Jarak kepyar

-

-

-

-

Tebu

-

-

-

-

Kapuk

-

-

-

-

Kemiri

-

-

-

-

Teh

-

-

-

-

...............

 

 

 

 

...............

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Pemasaran Hasil Perkebunan

Dijual langsung ke konsumen

Ya

Dijual ke pasar hewan

Tidak

Dijual melalui KUD

Tidak

Dijual melalui Tengkulak

Ya

Dijual melalui Pengecer

                              Ya

Dijual ke lumbung desa/kel

Ya

Tidak dijual

Tidak

 

  1. KEHUTANAN

 

  1. Luas Lahan Menurut Pemilikan

Milik Negara

0,00   ha

Milik Adat/Ulayat

500  ha

Perhutani/Instansi Sektoral

0,00  ha

Milik masyarakat perorangan

110 ha

Total

610 ha

 

  1. Hasil Hutan

 

  1. Kondisi Hutan
  2. Dampak yang Timbul dari Pengolahan Hutan

Pencemaran Udara

Tidak

Pencemaran Air

Tidak

Longsor/Erosi

Tidak

Bising

Tidak

Kerusakan biota/plasma nuftah hutan

Tidak

Kemusnahan flora,fauna dan satwa langka

Tidak

Hilangnya sumber mata air

Tidak

Kebakaran hutan

Tidak

Terjadinya kekeringan/sulit air

Tidak

Berubahnya fungsi hutan 

Tidak

Terjadinya lahan kritis

Tidak

Hilangnya daerah tangkapan air (cacthment area)

Tidak

Musnahnya Habitat Binatang Hutan

Tidak

 

 

 

 

  1. Mekanisme Pemasaran Hasil Hutan

Dijual langsung ke konsumen

Tidak

Dijual ke pasar

Ya

Dijual melalui KUD

Tidak

Dijual melalui Tengkulak

Tidak

Dijual melalui Pengecer

Tidak

Dijual ke lumbung desa/kel

Tidak

Tidak dijual

Ya

 

 

  1. PETERNAKAN
  2. Jenis populasi ternak

Jenis Ternak

Jumlah Pemilik

Perkiraan Jumlah Populasi

Sapi

11  orang

17 ekor

Kerbau

71  orang

203 ekor

Babi

-

-

Ayam kampung

43  orang

134  ekor

Jenis ayam broiler

-

-

Bebek

9 orang

72  ekor

Kuda

-

-

Kambing

15 orang

65  ekor

Domba

- orang

-

Angsa

7  orang

28  ekor

Burung puyuh

- orang

-

Kelinci

- orang

-

Burung walet

2 Orang

300 Ekor

Anjing

40 orang

68  ekor

Kucing

46 orang

34 ekor

 

 

  1. Produksi Peternakan

 

  1. Ketersediaan Hijauan Pakan Ternak

 

  1. Pemilik Usaha Pengolahan Hasil Ternak

 

  1. Pemasaran Hasil Ternak

Dijual langsung ke konsumen

                            Tidak

Dijual ke pasar hewan

                              Ya

Dijual melalui KUD

Tidak

Dijual melalui tengkulak

Ya

Dijual melalui pengecer

Tidak

Dijual ke lumbung desa/kel

Tidak

Tidak dijual

Tidak

 

  1. Ketersediaan lahan pemeliharaan ternak/padang penggembalaan

 

  1. PERIKANAN

 

  1. Jenis dan alat produksi budidaya ikan laut dan payau

 

  1. Jenis dan sarana produksi budidaya ikan air tawar

 

  1. Jenis ikan dan produksi

 

4.Pemasaran Hasil Perikanan

Dijual langsung ke konsumen

Ya

Dijual ke pasar hewan

Tidak

Dijual melalui KUD

Tidak

Dijual melalui Tengkulak

Ya

Dijual melalui Pengecer

Ya

Dijual ke lumbung desa/kel

Tidak

Tidak dijual

 

 

  1. BAHAN GALIAN

 

  1. Jenis dan deposit bahan galian

Batu kali

Ada

Batu gunung

Ada

Batu kapur

Tidak

Pasir

Ada

Emas

Tidak

Nikel

Tidak

Belerang

Tidak

Batu marmer

Tidak

Batu cadas

Tidak

Batu apung

Tidak

Pasir kwarsa

Tidak

Batubara

Tidak

Batu Granit

Tidak

Batu Gamping

Tidak

Mangan

Tidak

Batu Trass

Tidak

Batu Putih

Tidak

Pasir Batu

Tidak

Pasir Besi

Tidak

Batu Gips

Tidak

Minyak Bumi

Tidak

Gas Alam

Tidak

Kulit kerang

Tidak

Timah

Tidak

Tanah Garam

Tidak

Biji Besi

Tidak

Uranium

Tidak

Bouxit

Tidak

Tanah liat

Tidak

 

  1. Produksi bahan galian

Batu kapur

-

Pasir

Kecil

Emas

-

Kuningan

-l

Aluminium

-

Perunggu

-l

Belerang

-

Batu marmer

-

Batu cadas

-

Batu apung

-

Pasir kwarsa

-

Batubara

-

Batu Granit

-

Batu Gamping

-

Mangaan

-

Batu Trass

-

Batu Putih

-

Pasir Batu

Kecil

Pasir Besi

-

Gips

-

Minyak Bumi

-

Gas Alam

-

Perak

-

Timah

-

Garam

-

Tembaga

-

Biji Besi

-

Uranium

-

Bouxit

-

Nikel

-

.................

 

 

  1. Kepemilikan dan Pengelolaan Bahan Galian

Jenis dan produksi bahan galian

Pengelola/pemilik

Batu kali

Perorangan

Batu kapur

-

Pasir

Perorangan

Emas

-

Kuningan

-

Aluminium

-

Perunggu

-

Belerang

-

Batu marmer

-

Batu cadas

-

Batu apung

-

Pasir kwarsa

-

Batubara

-

Batu Granit

-

Batu Gamping

-

Mangaan

-

Batu Trass

-

Batu Putih

-

Pasir Batu

-

Pasir Besi

-

Gips

-

Minyak Bumi

-

Gas Alam

-

Perak

-

Timah

-

Tembaga

-

Biji Besi

-

Uranium

-

Bouxit

-

Garam

-

...................

 

 

  1. Pemasaran Hasil Galian

Dijual langsung ke konsumen

Tidak

Dijual ke pasar hewan

Tidak

Dijual melalui KUD

Tidak

Dijual melalui Tengkulak

Tidak

Dijual melalui Pengecer

Tidak

Dijual ke perusahaan

Tidak

Dijual ke lumbung desa/kel

tidak

Tidak dijual

tidak

 

 

  1. SUMBER DAYA AIR

 

  1. Potensi Air dan Sumber Daya Air

Sungai

Debit : sedang

Danau

-

Mata Air

Debit: kecil

Bendungan/waduk/situ

Volume: sedang

Embung-embung

Volume: kecil

Jebakan air

Volume: kecil/sedang/besar

 

 

 

  1. Sumber Air Bersih

Jenis

Jumlah

(Unit)

Pemanfaat

(KK)

Kondisi

Baik/Rusak

Mata air

2

 

            B

Sumur gali

217

217

B

Sumur pompa

           -

-

-

Hidran umum

-

-

            -

PAM

           135

135

B

Pipa

-

-

-

Sungai

84

84

B

Embung

-

           -

-

Bak penampung air hujan 

           -

-

            -

Beli dari tangki swasta

           -

           -

-

Depot isi ulang

-

           -

            -

Sumber lain

-

-

            -

 

 

 

 

 

  1. Kualitas Air Minum

Mata air

Baik

Sumur gali

Baik

Sumur pompa

                                      -

Hidran umum

-

PAM

Baik

Pipa

                                      -

Sungai

Baik

Bak penampung air hujan 

                                      -

Beli dari tangki swasta

                                      -

Depot isi ulang

                                      -

 

 

 

 

  1. Sungai

Jumlah sungai

2  buah

Kondisi

Tercemar

 Tidak

Pendangkalan/Pengendapan Lumpur Tinggi

 Tidak

Keruh

Tidak

Jernih dan Tidak Tercemar/memenuhi baku mutu air

Ya

Berkurangnya biota sungai

tidak

Kering 

 tidak

 

 

 

 

  1. Rawa

Luas rawa

-

Pemanfaatan

Perikanan darat maupun laut

ada

Air baku untuk pengolahan air minum

tidak

Cuci dan mandi

tidak

Irigasi

tidak

Buang air besar

tidak

Perikanan

tidak

Sayuran

tidak

Pembudidayaan hutan manggrove

 tidak

 

 

 

 

 

  1. Pemanfaatan dan kondisi danau/waduk/situ

Luas

-

Pemanfaatan

Perikanan

 tidak

Air Minum/Air Baku

tidak

Cuci dan mandi

 tidak

Irigasi

tidak

Buang air besar

 tidak

Pembangkit listrik

tidak

Prasarana transportasi

ada

Lainnya.

tidak

Kondisi

Tercemar

ya

Pendangkalan

ya

Keruh

 tidak

Berlumpur

tidak

 

 

 

  1. Air Panas

 

 

Sumber

 

Jumlah Lokasi

Pemanfaatan (wisata, Pengobatan Energi, dll)

 

Kepemilikan/Pengelolaan

 

Pemda

Swasta

Adat/

Perorangan

Gunung  Berapi

-

-

-

-

-

Geiser

-

-

-

-

-

 

KUALITAS UDARA

 

 

Sumber

 

Jumlah Lokasi Sumber  Pencemar

 

 

Polutan

Pencemar

 

Efek terhadap

Kesehatan

(ganguan penglihatan/ kabut, ISPA, dll

 

Kepemilikan

 

Pemda

Swasta

Per-

orangan

Pabrik (kapur, marmer, dll)

-

-

-

-

-

-

Kendaraan bermotor

-

-

-

-

-

-

Pembakaran Hutan/Lahan Gambut

-

-

-

-

-

-

................

 

 

 

 

 

 

 

  1. KEBISINGAN

 

 

Tingkat Kebisingan

 

 

 

Ekses dampak kebisingan

Sumber Kebisingan (kendaraan bermotor, Kereta Api, Pelabuhan, Airport, pabrik, dll)

 

Efek

Terhadap Penduduk

Kebisingan Tinggi

Tidak

-

-

Kebisingan sedang

Tidak

-

-

Kebisingan Ringan

 Tidak

-

-

Tidak Bising

 Tidak

-

-

 

 

 

 

 

  1. RUANG PUBLIK/TAMAN

 

Ruang Publik/ Taman

 

Keberadaan

 

 

Luas

Tingkat

Pemanfaatan

(Aktif/Pasif)

 

Taman Kota

 tidak ada

-

Pasif

Taman Bermain

tidak ada

-

Pasif

Hutan Kota

 tidak ada

-

Pasif

Taman Desa/Kel.

tidak ada

-

Pasif

Tanah Kas Desa

 tidak ada

-

Pasif

Tanah Adat

 tidak ada

-

Pasif

 

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah Total

-

-

 

  1. POTENSI WISATA

 

 

Lokasi/ Tempat/ Area Wisata

 

Keberadaan

 

 

<strong


Comments